Food Combining hanya untuk orang-orang berduit saja. Benarkah? Bisa iya, bisa tidak. Hahaha. Karena emak K sendiri merasakan budget untuk makan saat menerapkan pola makan food combining ini lebih besar dibanding dengan budget saat belum menerapkan pola makan food combining.

Membengkaknya budget makan untuk pola makan sehat food combining tidak lantas membuat keluarga kami beralih ke pola makan lama. Kami memutuskan untuk kerja lebih keras dan cerdas karena badan yang sehat membuat hidup lebih produktif. Pola hidup sehat dengan menjaga asupan makan, berjemur matahari dan aktivitas fisik sangat berpengaruh dengan mood dan produktivitas kerja.

Makanya, kami enggak eman meskipun budget makannya membengkak. Tetapi.... ada satu hal yang kami catat, budget untuk makan di luar merosot tajam setelah kami menerapkan pola makan food combining. Lha piye, jajanan yang sesuai dengan juklak bisa diitung dengan jari. Paling-paling aku jajan di luar juklak ketika sedang travelling, itu pun jika kondisi badan sedang fit dan memungkinkan untuk jajan.

Food Combining menjadi rem untuk jajan-jajan. Anggaran untuk menyenangkan diri sendiri dan keluarga kami alihkan ke travelling. Ini rahasia kenapa keluarga kami sering menclok sana-sini. Hal yang membuatku mantab untuk tetap ber-food combining ria meskipun di luar sana bertebaran aneka tips sehat. Pola hidup sehat saja musti punya mahdzab agar tidak mudah terombang-ambing.

Terus, katanya kan bisa enggak bisa iya. Emang yang enggak berduit bisa makan ala food combining? BISA! Dengan catatan sayur ramban di kebun dan buah yang dibeli adalah buah yang sedang musim. Bapak mertua buktinya, beliau mampu makan ala FC dengan budget terbatas. Buahnya dipilih yang sedang musim, kalau sedang tidak ada musim buah berarti pakai pisang, pepaya dan jambu biji.



Budget Makan Food Combining dalam Seminggu

Aku membuat budget ini dengan catatan aku mempunyai kulkas dan memungkinkan untuk belanja sayur seminggu sekali, belanja buah 3-4 hari sekali, ya. Budget ini untuk tiga orang, belum termasuk beras, minyak, bawang, brambang dan aneka bumbu lainnya. Lokasi belanja berada di Semarang.

Sayur dan Camilan untuk Seminggu

  • Brokoli 1/2 kg 18k
  • Sawi sendok 1 ikat berisi 4 kuntum 5k
  • Kangkung besar 4k
  • 2 kg wortel untuk jus 20k
  • 2 kg timun lokal untuk jus 12k
  • 1/4 kg timun acar 5k
  • Lettuce 1 kuntum 7k
  • Selada 1 ikat 5k
  • Kemangi 2k
  • Onclang-Sledri 2k
  • Jagung untuk cemilan si K 5k
  • Singkong keju untuk cemilan si K 7k
  • Ketela rambat untuk cemilan si K 3k
  • Kenikir 1 ikat besar 3k
  • Kangkung 1 ikat besar 4k
  • Kacang panjang 1 ikat 3k
Total Sayur dan Camilan 105k

Protein Hewani dan Protein Nabati

Kami jarang makan protein hewani, abah K malah seminggu sekali. Biasanya beli ikan atau ayam buat si K dan emaknya doang. 

  • Telur 1 kg 26k (Ini buat seminggu lebih)
  • Tahu asin 3 pak (biar praktis tinggal nggoreng) 21k
  • Tempe 3 (1 digoreng hari pertama, yang 2 dimasak ala tempe bacem dan disiman di kulkas) 9k
  • Jamur tiram 5k
  • Ikan Lele 12k
Total protein hewani dan protein nabati: 62k

Buah-buahan

Buah-buahannya tergantung pada musim, ya. Buah yang aku tulis disini kubeli pada pertengahan maret untuk 3 hari.
  • Pisang 20k
  • Nanas 10k
  • Pepaya 10k
  • Manggis 2 kg 30k
  • Apel 1 kg 35k
  • Jambu biji (Enggak tahu berapa kg) 15k
Total buah untuk 3-4 hari: 120k
Buah untuk satu minggu sekitar 240k

Total kasar makan selama seminggu: 105k + 62k + 240k = 407k

Ini enggak mesti, ya. Kadang sayur yang dibeli bisa buat seminggu lebih. Kadang buahnya ngepasi buah yang sedang murah. Untuk beras, kami pakai beras putih dan beras merah, 5kg enggak habis dalam satu bulan. 

Waktu di Salatiga lebih ngirit lagi karena harga sayur jauh lebih murah, nyaris 1/2nya harga Semarang. Malah sering sayurnya hasil ramban di kebun Bapak.

Oh iya, masih ada teh rempah dan kudapan yang belum ditulis. Enggak mesti sih belinya, kadang beli kwaci 10k, Kacang mede 50k dan alpukat 30k untuk 1 minggu lebih. Alpukat 30k kemaren isinya 4 alpukat besar. Teh rempahnya nyetok sebulan sekali.

Ya satu bulan budget kasarnya untuk makan 2 juta termasuk bumbu, minyak, gas dkk, sering sisa. Tergantung harga buah. Kalau harga sayur kan jarang up and down. Hehehe





Post a Comment

Komentarlah yang baik.
Tujukkan Karakter Bangsa Indonesia.